TNGGP Terus Tingkatkan Pelayanan Pengunjung

Pada tahun 2018, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BB TNGGP) sedikitnya mendapat empat gelar terbaik tingkat nasional, yaitu PEH (terampil) berprestasi, peserta Pameran terbaik, inovasi pelayanan publik dan Satker terbaik pelaksanaan SBSN 2018.

Pada tanggal 16 Maret, Menteri LHK berkenan menyerahkan SINOLINGHUT AWARD, kepada Kepala BB TNGGP sebagai pemenang terbaik tiga di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik lingkup Kementerian LHK. Pada acara peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2018 yang diselenggakan di Sulawesi Utara pada Bulan Agustus, BB TNGGP dinobatkan sebagai peserta pameran terbaik sekaligus mendapat penghargaan untuk PEH tingkat terampil terbaik. Pada Bulan ini kembali, Kepala BB TNGGP menerima penghargaan untuk katagori “Satker Terbaik Pelaksanaan SBSN 2018” yang diserahkan Menteri Keuangan .

Sebagai taman nasional yang paling dekat dengan Ibu Kota RI dan tidak jauh dari Ibu Kota Propinsi Jabar serta mudah dijangkau dari tiga Ibu Kota Kabupaten (Kab. Bogor, Sukabumi dan Cianjur), sudah tentu banyak dituntut untuk terus meningkatkan pelayanan publik, terutama untuk kegiatan wisata alam. Untuk itu BB TNGGP berusaha menjawab tuntutan tersebut, pelayanan Simaksi (Surat Ijin Memasuki Kawasan Konservasi) sudah memakai sistem on-line (meskipun baru duduk diperingkat tiga namun sudah masuk kelompok terbaik, lho !).

Untuk pelayanan wisata harian dan berkemah, telah dibangun berbagai fasilitas, salah satunya dibiayai dari sumber dana SBSN yang digunakan untuk membenahi ODTWA di Situgunung, Selabintana dan Mandalawangi Cibodas. Hasilnya cukup memuaskan dan mendapat penghargaan “Satker Terbaik Pelaksanaan SBSN 2018”.

Saat ini di kompleks ODTWA Situgunung telah tersedia tempat parkir yang represintatif, para pedagang bisa menempati banguan / kios yang memadai, bagi mereka yang ingin menunaikan Sholat disediakan Masjid “Al-Ikhlas” dengan ukuran yang memadai (12 x 10 m2), information centre cukup luas sehingga bisa menyajikan berbagai informasi yang diperlukan. Penasaran ?

Bagaimana tidak penasaran, saat ini pengunjung ke kompleks Situgunung melonjak, naik sampai lima kali lipat dari tahun sebelumnya. Demikian pula kondisi tetangga sekitar, hotel-hotel di Sukabumi selalu full booked pada setiap hari libur. Ini salah satu out come nya, ya ?

Di Selabintana BB TNGGP sudah siap menyambut tamu yang ingin bermalam di rumah kabin (tersedia sebanyak empat unit), information centre terlihat megah dan mewah dengan ukuran yang luas, tempat parkir sudah cukup luas, mushola sudah “jreng”, tampilan kantor resort beda dari resort-resort lainnya. Pingin lihat ?

Kompleks Mandalawangi Cibodas sudah menyediakan kolam renang bagi mereka yang suka berenang di air dingin, mushola sudah nunggu mereka yang akan memakmurkannya, warung sudah ditertibkan dengan disediakannya kios resmi. Tengoklah !

Keberhasilan ini bukan tanpa perjuangan, sejak awal, program yang dibiayai dari SBSN ini dikawal dengan ketat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai selesainya pekerjaan diawasi dan terus dievaluasi, dengan maksud agar biaya yang cukup besar ini bisa menghasilkan produk yang bermanfaat untuk pelayanan publik. Semoga.

Sumber: BBTN Gunung Gede Pangrango