Praktek Lapang Diklat Pembentukan Polisi Kehutanan

Peserta Diklat sebanyak 79 orang, berasal dari Dirjen KSDAE (TN dan BKSDA) dan Dirjen Gakkum (PHP). Peserta Diklat dibagi menjadi 16 kelompok, setiap kelompok beranggotakan 4 sampai 5 orang, setiap resortnya ada 4 kelompok dan setiap kelompok didampingi satu petugas resort. Tiap kelompok menangani kasus gangguan keamanan kawasan hutan yang berbeda. Sebagai tindak lanjut dari Pelatihan Pembentukan Polisi Kehutanan dalam rangka meningkatkan kompetensi Polisi Kehutanan Tingkat Ahli dalam perlindungan dan pengamanan hutan diperlukan pelatihan secara nyata menerapkan tugas-tugas perlindungan dan pengamanan hutan dalam bentuk praktek lapang.

Sebelum pelaksanaan praktek ini, dilakukan pemaparan selayang pandang tentang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango oleh Kepala Seksi PTN Wilayah V Bodogol dan presentasi profil resort oleh setiap kepala resort di Hotel Kilang Kinasih. Praktek lapang kali ini difokuskan pada kegiatan perlindungan dan pengamanan kawasan hutan yang mencakup perambahan kawasan hutan, penggunaan kawasan non prosedural, penebangan liar, pencurian hasil hutan bukan kayu, perburuan liar dan gangguan kebakaran kawasan hutan.

Dengan kegiatan praktek lapang ini diharapkan para perwira kehutanan ini dapat melaksanakan perlindungan dan pengamanan hutan dengan lebih baik sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Jaya selalu Polisi Kehutanan semoga dengan bakti mu kelestarian hutan akan terus terjaga. Bravo Polhut…

Teks : Ade Frima N I – Polhut Pelaksana Lanjutan
Sumber: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango