Pendidikan Konservasi Dan Lingkungan (dikoling) Di Ppkab, Komplek Dimana “billy Putri” Berada

Rabu 18 April 2018, anak-anak SDN Manggis Hilir, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Sukabumi berkunjung ke PPKAB, untuk belajar mengenal alam dan memelihara lingkungan. Kegiatan yang dikenal dengan school visit tersebut diikuti oleh 50 anak SD yang didampingi oleh 5 orang guru. Anak-anak sangat bergembira belajar sambil bermain yang dipandu oleh kakak-kakak dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Conservation International (CI), volunteer Tepala, dan Eagle.

Eksplorasi pengetahuan tentang keanekaragaman hayati di PPKAB, BBTNGGP dilakukan dengan mengajak anak-anak dan gurunya hiking di menuju jembatan canopy. Salah satu siswa mengutarakan sangat senang ketika dapat melihat dan mendengar langsung suara owa jawa pada jalur canopy trail. Populasi owa jawa di habitat alami di PPKAB ini berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Taman Nasional Gunung Gede Pangrango bekerjasama dengan CI, menunjukkan kondisi yang baik. Sekelompok atau keluarga owa jawa dapat dilihat bermain-main atau mencari makan di sekitar jalan (trail).

Guru SDN Manggis Hilir yang mendampingi anak-anak belajar di alam juga mengungkapkan kebahagiannya karena dapat mempertajam pemahaman anak-anak tentang keanekaragaman hayati dan menghargai alam serta lingkungan, tidak hanya secara teori di sekolah, tetapi juga melihat dan merasakan dengan seluruh panca inderanya. Pengalaman ini akan mudah membekas pada pikiran anak-anak SD yang mudah-mudahan perilaku menghargai alam dan lingkungan ini akan terbawa sampai dengan mereka tumbuh dewasa, begitu ujar guru SDN Manggis Hilir.Anak-anak juga diberi pengetahuan bahwa memelihara satwa liar yang dilindungi itu tidak boleh, karena akan berakibat perubahan perilaku satwa liar tersebut, dari hidup mandiri di alam menjadi tergantung kepada manusia. Javan Gibbon Center (JGC) dimana Billy berada, salah satu tempat owa jawa yang pernah dipelihara oleh manusia, kemudian direhabilitasi untuk dikembalikan sifat alaminya agar bisa hidup secara mandiri di alam. JGC Bodogol tempat Billy dilahirkan ini bertetangga dengan Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol pertama di Indonesia yang dikenal dengan PPKAB.

Sumber: Nidia Opinta – Polisi Kehutanan BBTNGGP
Foto : Nidia Opinta – BBTNGGP dan CII