Operasi Bersih Gunung, Wujud Kepedulian Mitra Terhadap TNGGP

Operasi bersih (opsih) gunung, tentunya sudah menjadi agenda rutin Balai Besar TNGGP. Demikian juga dengan opsih yang diselenggarakan pada tanggal 29 sampai 30 Maret 2019. Opsih kali ini dilakukan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) ke-39, Hari Bhakti Rimbawan ke-36, dan Hari Hutan Internasional ke-7. Rute opsih masih seperti biasa, yaitu jalur pendakian Gunung Putri dan Cibodas yang pelaksanaanya melibatkan mitra dan masyarakat. Selain itu aksi ini dilakukan dalam rangka persiapan pembukaan pendakian tanggal 1 April 2019.

Kegiatan ini didukung oleh mitra TNGGP, antara lain Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Volunteer (Montana dan GPO), komunitas pencinta alam, anggota Forum Ekowisata GP, serta masyarakat sekitar kawasan dengan jumlah total peserta sebanyak 170 orang. Pelaksanaan opsih dengan para pihak ini sudah sesuai dengan tujuan dari kegiatan ini, yaitu mengajak dan meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap upaya pelestarian TNGGP yaitu dengan cara membersihkan sampah pada jalur pendakian.

Tim Operasi Bersih Gunung dilepas secara ceremonial oleh Kepala Balai Besar TNGGP yang diwakili oleh Kepala Bidang Teknis di pintu masuk Cibodas pada Hari Jum’at, 29 Maret 2019. Beliau berpesan dalam sambutannya, mengajak mitra yang terlibat dalam Operasi Bersih Gunung sebagai perpanjangtanganan TNGGP dalam mensosialisasikan Peduli Bersih Gunung kepada masyarakat yang lebih luas lagi.

Rute pelaksanaan aksi bersih untuk jalur pendakian pintu masuk Cibodas: Panyancangan – Air Panas – Kandang Badak – Puncak Gede dan Gunung Pangrango, sedangkan untuk jalur pendakian pintu masuk Gunung Putri, dengan rute: Pusat Informasi – Pos Lama – Legok leunca – Buntut Lutung – Simpang Maleber – Alun Alun Surya Kencana – Puncak Gumuruh/ Torowongan (Jalur Ziarah) – Alun Alun Timur – Alun Alun Barat – Puncak Gede.

Kegiatan Operasi Bersih Gunung kali ini menghasilkan sampah sebanyak 565 kg, dengan rincian 334 kg sampah yang berasal dari jalur pendakian Gunung Putri dan 231 kg sampah yang berasal dari jalur pendakian Cibodas. Berdasarkan hasil pemilahan jumlah sampah dari kedua jalur pendakian tersebut: botol air mineral (Air Mineral Dalam Kemasan) 145 Kg, B3 (kaleng gas) 104 Kg, tisu basah/ kering 80 Kg, sampah plastik 127 Kg, dan sampah lain-lain 109 kg.

Kegiatan Operasi Bersih Gunung di TNGGP dilaksanakan secara rutin 2 kali dalam setahun yaitu di Bulan Maret dan Agustus pada saat dilakukan penutupan pendakian untuk umum. Balai Besar TNGGP dalam pengelolaan pendakian sudah melakukan langkah-langkah mengatasi masalah sampah ini melalui penyuluhan oleh petugas pada pintu masuk pendakian, pemeriksaan, dan pendataan barang bawaan termasuk barang bawaan yang menghasilkan sampah pada saat masuk dan ke luar pendakian, pemasangan papan peringatan sampah, dan saat ini BBTNGGP sedang mensosialisasikan program Pendaki Cerdas, yaitu program pendaki gunung yang peduli diri, kawan, dan lingkungan serta taat aturan dan menghormati petugas. Dengan adanya program ini diharapkan juga memberikan dampak terhadap pengurangan sampah yang dihasilkan dari aktifitas pendakian dengan meningkatnya kesadaran dari para calon pendaki.

Sumber: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango