Upacara Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2016

 

Hal yang berbeda tampak di halaman kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) pada Hari Kamis pagi tanggal 10 November 2016, hampir seluruh karyawan karyawati Balai Besar TNGGP hadir dengan mengenakan seragam KORPRI lengkap. Kehadiran karyawan karyawati Balai Besar TNGGP tersebut dalam rangka mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-71.

Susunan Petugas Upacara ditetapkan melalui surat Kepala Balai Besar TNGGP Nomor: S.2227/BBTNGGP/KBTU/Peg/11/ 2016 tanggal 7 November 2016. Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Kepala Balai Besar TNGGP, Komandan Upacara oleh Kepala Sub Bagian Program dan Kerjasama, Pengatur Upacara oleh Kasatgas POLHUT, Dirijen oleh Melin Melani, Ajudan Pembina Upacara oleh I Made Artawan, dan Pembawa Acara oleh Ade Bagja Hidayat.

img-20161110-wa0008Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2016 di Balai Besar TNGGP dimulai pukul 08:00 WIB dengan susunan acara mengacu pada Urutan Upacara Bendera yang tercantum di dalam Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-71 tanggal 10 November 2016 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Upacara diawali dengan penghormatan umum kepada Pembina Upacara, kemudian laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara akan dimulai. Kemudian dilanjutkan dengan Pengibaran Bendera Merah Putih, diiringi Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya”, dan bertindak selaku pengibar bendera adalah Asep Hasbilah, Wita Puspita Ningrum, dan Isna Farhanudin. Selanjutnya mengheningkan cipta dan pembacaan Pancasila oleh Pembina Upacara diikuti oleh Peserta Upacara. Pembacaan Pembukaan UUD’45 oleh Yandi Wijaksana dan pembacaan Pesan-pesan Pahlawan/ Kata-kata Mutiara oleh Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNGGP.

Pada acara Amanat Pembina Upacara, dibacakan Amanat Menteri Sosial RI, di dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Tema Hari Pahlawan 2016 yaitu: “Satukan Langkah untuk Negeri”. Tema ini mengandung pesan kepada masyarakat Indonesia untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri.
Menjelang upacara selesai dilakukan pembacaan do’a oleh Budi Riana, kemudian laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara telah dilaksanakan, diakhiri dengan penghormatan kepada Pembina Upacara dan upacara selesai.