Ungkap Phiska “ Belajar Di Alam Lebih Seru ”

Bogor, Senin (31/08/2020) merupakan hari yang tak akan terlupakan bagi siswa/i kelas V SDS-IT At Thoriq. Masa pandemi yang sudah berlangsung sejak Maret 2020 memaksa mereka untuk adaptasi kebiasaan baru, belajar di rumah (daring) pun sudah berjalan selama beberapa bulan. Aktivitas yang serba terbatas membuat anak-anak mengalami kejenuhan dan masa-masa sekolah menjadi yang paling mereka tunggu-tunggu. Namun kejenuhan itu terobati, Senin (31/08/2020) anak-anak SDS-IT At Thoriq mendapatkan undangan untuk mengikuti kegiatan School Visit. Kegiatan School Visit dilaksanakan di lokasi wisata alam Lebak Ciherang (LBC) Resort PTN Tapos, Seksi PTN Wilayah VI Tapos, Bidang PTN Wilayah III Bogor, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Baik pihak sekolah maupun Balai Besar TNGGP Mengontrol kondisi peserta dari mulai keberangkatan hingga berakhirnya kegiatan. Memulai kegiatan siswa/i dicek melalui standar pengecekan Covid-19 di sekolah, dipastikan suhu badan peserta tidak lebih dari 37,50C. Selain itu peserta diberikan masker dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan selama berjalan kegiatan panitia, peserta, dan guru pendamping diwajibkan mengenakan masker. Untuk menjaga peserta berkerumun dalam jumlah banyak, peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok didampingi oleh satu orang pendamping asisten mentor dan guru dari sekolah.

Bambang Mulyawan, Kepala Seksi PTN Wilayah VI yang merupakan penanggung jawab kegiatan ini menyampaikan bahwa persiapan kegiatan ini telah dilakukan semaksimal mungkin untuk menghidari adanya hal-hal yang tidak diinginkan di tengah pandemi ini. Pihak sekolah sangat kooperatif dalam persiapan kegiatan baik secara administrasi maupun kesiapan peserta untuk mengikuti kegiatan ini.

Materi dalam kegiatan School Visit ini dibuat dalam bentuk pos-pos kegiatan. Terdapat tiga pos materi yaitu Memeluk Pohon, Mini Sample Plot, dan Erosion Control. Materi dikemas dalam bentuk belajar sambil bermain dengan melibatkan peserta sebagai pelaku utama. Dengan School Visit diharapkan peserta akan lebih mudah memahami dan menyerap pengetahuan yang disampaikan oleh mentor. Belajar langsung di alam merupakan pengalaman pertama bagi para siswa kelas V SDS-IT At Thoriq. Mereka terlihat sangat antusias mengikuti setiap materi pada pos masing-masing. Bercanda di sepanjang jalur interpretasi LBC bersama teman-teman yang dirindukan sembari menghirup udara segar memompa kembali semangat mereka.

Semangat ini tetap terlihat hingga akhir kegiatan. Pada akhir sesi setelah diskusi, peserta mendapat pengetahuan dasar tentang budidaya lebah madu yang dipandu oleh anggota KTH LBC Lestari. KTH LBC Lestari merupakan mitra BBTNGGP yang saat ini sedang menggeluti budidaya lebah madu dan pengembangan wisata alam LBC berbasis masyarakat, berada di Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Aktivitas KTH LBC Lestari

Peserta sudah terlihat kelelahan namun saat bagian memanen madu, peserta berebut untuk merasakan langsung proses memanen madu dari stup lebah Trigona. Begitu juga pada sesi diskusi, meski di awal peserta malu-malu saat diminta untuk maju namun akhirnya seluruh peserta semangat ingin menyampaikan pengalaman yang diperoleh hari itu.

“kegiatan ini sangat menyenangkan, belajar di alam ternyata lebih seru dibanding belajar di kelas” ungkap Phiska salah satu peserta dalam kegiatan School Visit ini. Khansa terlihat sangat emosional ketika mengikuti kegiatan di pos memeluk pohon. Bahkan peserta ini menitikkan air mata ketika mentor memintanya untuk memeluk pohon sambil membayangkan akibat yang akan terjadi jika gunung-gunung menjadi gundul dan tidak ada pohon lagi di muka bumi.

Harapan dari pelaksanaan kegiatan ini selain memberikan suasana baru bagi peserta untuk melepas kepenatan dan kejenuhan selama menjalani masa pandemi, peserta dapat memahami materi yang disampaikan dengan baik. Hingga pada akhirnya materi tersebut akan menjadi bagian dari kehidupan peserta, sehingga mereka akan lebih bijaksana dalam memanfaatkan dan mengelola alam lingkungan di sekitarnya.

Teks: Woro Hindrayani – PEH
Dok : Tim School Visit TNGGP 2020
Sumber: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango