TNGGP Menjadi Tuan Rumah Diklat Polhut Tahun 2019

Cimande, 19 Maret 2019. Untuk peningkatan keterampilan Polhut, BP2SDM KLHK melaksanakan Diklat alih tingkat Polhut terampil ke Polhut ahli dan melaksanakan praktek lapangan di Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kegiatan mengambil lokasi di Santa Monica dan Resort PTN Cimande, SPTN V Bodogol, Bidang PTN Wilayah III Bogor.

Praktek yang dilaksanakan pada 14 – 19 Maret 2019 ini, diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari UPT Gakkum, PPI, dan KSDAE, dibuka secara resmi oleh Bapak Novianto Bambang W. selaku ketua panitia penyelenggara dan dihadiri oleh Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor, Kapolsek Caringin, Koramil Ciawi, Kepala Seksi PTN Wilayah V Bodogol, Kepala Seksi PTN Wilayah VI Tapos. Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor Dadang Suryana mewakili kepala Balai Besar memberikan sambutan dan menyampaikan sekilas tentang pengelolaan TNGGP.

Selama kegiatan lapangan, peserta didampingi oleh Polhut Bidang PTN Wilayah III Bogor. Untuk kelancaran pelaksanaan praktek, peserta dibagi dalam 3 kelompok, masing-masing didampingi 2 orang Polhut. Materi praktek terdiri dari patroli, penjagaan, penangkapan, dan pemberdayaan masyarakat. Praktek patroli, penjagaan, dan penangkapan dilaksanakan di kawasan hutan Resort PTN Cimande. Sedangkan untuk praktek terkait pemberdayaan masyarakat dilakukan kunjungan Kelompok Tani Hutan (KTH) LBC Lestari di wilayah kerja Resort PTN Tapos, KTH Wangunjaya desa Pasir Buncir dan KTH Kompak di Desa Nanggerang keduanya termasuk wilayah kerja RPTN Bodogol. Dalam kegiatan ini peserta melakukan interaksi langsung dengan anggota KTH, menggali informasi lebih dalam terkait pemanfaatan jasa lingkungan, pemungutan hasil hutan bukan kayu, dan tanaman sereh wangi untuk meminimalisir konflik dengan satwa.

Kunjungan terakhir dilakukan dengan masyarakat mitra Polhut (MMP) yang berada di kampung Leuwisapi, Desa Lemah Duhur wilayah kerja RPTN Cimande. Di sini peserta melakukan dialog dengan masyarakat tentang alasan warga masyarakat kampung Leuwisapi mau menjaga kawasan hutan, cara yang ditempuh masyarakat untuk menghutankan kembali lahan bekas garapan masyarakat, pendekatan yang dilakukan sehingga penggarap mau meninggalkan lahan garapannya, dan cara menjalin keharmonisan antara petugas dan penggarap, serta harapannya kedepan jika hutan sudah lestari.

Kegiatan Diklat ini berakhir pada 19 Maret 2019. Upacara penutupan dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB ditutup oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Diklat Teknis M. Tangkas. Dari 30 peserta Diklat semuanya dinyatakan lulus, dengan predikat memuaskan sebanyak 12 orang dan sangat memuaskan 18 orang. Lima lulusan terbaik diraih oleh Agus Komarudin dari BBKSDA Jawa Barat, Indra Hari Gunawan dari BPPHLHK Maluku Papua, Samsul Bachri, dari BTN Berbak dan Sembilang, Indra Lestari Marunduh dari BPPHLHK Sulawesi, dan terbaik pertama Syufriadi dari BPPHLHK Sumatera. Selamat, bagi para lulusan Diklat semoga sukses selalu !

Oleh: Rina Wulandari – Polhut Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango