Taman Nasional Gede Pangrango Sebagai Kawasan Pelestarian Alam. Prosiding Pertemuan Panitia Mab Indonesia Dan Lokakarya Cagar Biosfer (cisarua, 19-20 Nopember 2002)

Peneliti: Suktojo, Hartanjo W.

Topik : Flora

Tahun : 2004

No. Pustaka:

Abstrak
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) merupakan salah satu gugusan gunung berapi yang membetang dari Bukit Barisan di Pulau Sumatera Sampai ke pulau jawa. Puncak Gunung Gede dan Pangrango ditumbuhi oleh vegetasi khas yang didominasi oleh Cantigi gunung dan Edelweis (Anaphlisjavanicus) . TNGP memiliki potensi hidrologi kawasan yaitu merupakan hulu 3 DAS (DAS ciliwung,Das citarum, DAS Cimandiri). Dengan ketiga ekosistem utama (sub montana,montana, dan Sub alpin), kawasan ini memiliki kaya dengan beranekaragaman Flora dan fauna . panorama lam TNGP menyebabkan kawasan ini kaya dengan obyek wisata alam, dam menyebabkan hampir 60.000 orang berkunjung ke TNGP pertahunya. Dengan program bioregional yaitu program taman Nasional yang berwawasan luas dengan pelibatan-pelibatan wilayah-wilayah yang ada di sekitarnya , dengan Demikian Semua pihak yang berkepentingan disekitar TNGP dapat  mendukung program TNGP paling tidak dalam pengembangan suatu wilayah aspek-aspk konservasi dan lingkungan hidup selalu di perrhatikan. TNGP, Taman Nasional Gunung Halimun, dan Kompleks Gunung Salak yang terletak berdekatan, memungkinkan memiliki kesamaan kekayaan flora fauna, dan ketiga kawasan hutan ini penting sebagai sumber air bagi kabupaten sukabumi, bogor, lebak, serta DKI jakarta, menurut catatan ada 6 sungai besar berhulu di ketiga kawasan ini. Ketiga kawasan ini bila ditinjau dari segi ilmiah merupakan habitat satwa langka elang jawa. Oleh karena itu bila memungkinkan perlu dibangun suatu koridor (Hutan) yang secara fisik ada di lapangan untuk memudahkan pergerakan satwa. Beberapa program yang di kembangkan oleh TNGP  baerwawasan bioregional yaitu :
1.    Peningkatan Upaya Pengelolaan Kawasan
2.    peningkatan kemampuan Aparatus dan Evaluasi lapangan
3.    peningkatan peran(pemamfatan)
4.    Peningkatan kesejahteraan masyarakat
5.    Peningkatan apresiasi dan kepedulian masyarakat