Studi Ekologi Dan Pengelolaan Invasi Jenis Asing Invasif Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Peneliti: Dr. Sri S. Tjitrosoedirdjo, M.Sc.

Topik : Ekowisata

Tahun : 2013

No. Pustaka:

Abstrak
Pemetaan vegetasi diperlukan untuk menunjang kegiatan analisa vegetasi karena sebelumnya sudah dapat diketahui sebaran kondisi hutan alamnya yang diklasifikasi berdasarkan tingkat kerusakan.
Jenis pendatang yakni Cestrum aurantiacum dan Cinnamomum burmanii yang sebelumnya sebagai tanaman hias di Kebun Raya Cibodas dapat tumbuh dengan baik walaupun di bawah naungan tajuk pohon sehingga hal ini akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan atau regenerasi permudaan alam dimasa yang akan datang.
Jenis bamboo kerisik (Chimonobambusa sp.) yang didatangkan dari Jepang dan ditanam di Kebun Raya Cibodas sudah mulai memasuki batas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, mulai dari daerah Pasarean sampai di belakang kantor KRC. Menurut petugas TN, sebarannya sudah sepanjang 3 km dan masuk ke dalam hutan sepanjang 200 m.
Perlu ditinjau ulang dalam hal pengambilan biji dan anakan pohon di kawasan Resort Mandalawangi dan sebagai lokasi praktikum analisa vegetasi yang dilakukan Mahasiswa maupun dari berbagai lembaga untuk mencegah hilang, rusak ataupun matinya anakan pohon sebagai permudaan alam yang akan menggantikan pohon-pohon masa sekarang.