Siaran Pers

 

BMKG melalui website resminya tanggal 29 Nopember 2017 telah memberitahukan bahwa telah terjadi Siklon Tropis “Dahlia” di wilayah Barat Daya Bengkulu bergerak ke arah Tenggara menjauhi Indonesia. BMKG memperkirakan Siklon Tropis “Dahlia” tersebut berdampak menimbulkan angin kencang lebih dari 20 knots (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Berdasarkan perkiraan tersebut BMKG menghimbau agar waspada terhadap hujan lebat disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan banjir maupun longsor serta pohon tumbang/ roboh.

 

Sehubungan dengan himbauan dari BMKG tersebut, kami melakukan pemantauan di beberapa lokasi wisata kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Berdasarkan hasil pemantauan telah terjadi beberapa pohon tumbang/ roboh di titik-titik tertentu pada jalur pendakian yang menghalangi jalur pendakian Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana. Serta hampir di semua lokasi wisata sedang terjadi angin kencang yang mengganggu aktivitas wisata di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Kami memperkirakan angin kencang dan beberapa pohon yang tumbang/ roboh tersebut merupakan dampak dari Siklon Tropis “Dahlia” yang sedang terjadi.

 

Melalui Surat Edaran Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Nomor: 1578/BBTNGGP/KABIDTEK/Tek.P2/11/2017 kegiatan pendakian “DITUTUP” untuk sementara waktu, karena masih terjadi angin kencang yang dapat mengakibatkan pohon tumbang roboh serta dapat membahayakan jiwa para pendaki. Demi keselamatan para pendaki kami menghimbau agar para pendaki mengurungkan niatnya melakukan pendakian ke Gunung Gede dan Gunung Pangrango untuk sementara waktu. Sampai dengan saat ini tim masih melakukan pemantauan di beberapa lokasi wisata TNGGP serta tim SAR kami sedang melakukan penyisiran terhadap para pendaki yang telah berada pada jalur pendakian untuk segera turun.

Bagi para pendaki yang telah melakukan pendaftaran pada website resmi booking.gedepangrango.org dan telah melakukan pembayaran melalui transfer, pendaki dapat memilih 2 opsi, yaitu:
1) Pendaki dapat mengambil kembali uang yang telah dibayarkan dengan menghubungi bagian pelayanan pengunjung dengan membawa sandi booking dan bukti transfer.
2) Pendaki dapat bebas mengganti tanggal/ waktu pendakian pada Bulan Desember sesuai dengan ketentuan yang berlaku (jika dalam beberapa hari ke depan cuaca sudah mulai kembali normal).

Demikian untuk dapat dimaklumi oleh semua pihak.

 

Penanggung jawab berita:
Kepala Bidang Teknis Konservasi – BBTN Gunung Gede Pangrango
Ir. Mimi Murdiah

KONTAK:

Telp: (0263) 519415 
Email: booking@gedepangrango.org
FB: https://www.facebook.com/bookingtnggp/

Sumber Foto : Richad Fernando