Sertijab Pejabat Esselon III Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Cibodas, Senin tanggal 25 September 2017 bertempat di Aula Rapat Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), telah dilaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Eselon III Lingkup Balai Besar TNGGP. Dalam acara tersebut telah dilaksanakan Sertijab Kepala Bidang Teknis Konservasi dari Ir. Ary Sri Lestari, MM. kepada Ir. Mimi Murdiah;  Sertijab  Kepala Bidang PTN Wilayah I Cianjur dari pajabat lama Adison, S.E. kepada Ir. V. Diah Qurani Kristina, M.Si.;  Kepala Bidang PTN Wilayah II Sukabumi diserahterimakan dari Lucky Wahyu Muslihat, S.Hut. (yang sebelumnya sebagai Plt. Kepala Bidang PTN Wilayah II Sukabumi) kepada Ir. Syahrial Anuar, M.M.

Setelah penandatanganan berita acara Sertijab, dilanjutkan dengan sambutannya dari  Plt. Kepala Balai Besar TNGGP Adison, S.E. Dalam  sambutannya Beliau mengucapkan, “selamat datang dan bergabung di Balai Besar TNGGP untuk mengisi jabatan struktural eselon III”.  Beliau juga mengharapkan dengan bergabungnya pejabat struktural yang baru dapat meningkatkan pengelolaan TNGGP.  Kepada Ir. Ary Sri Lestari, M.M., yang akan meninggalkan TNGGP, Beliau mengucapkan terimakasih atas jasa-jasanya  selama bergabubng di TNGGP, dan berharap bisa lebih sukses dalam mengemban tugas barunya sebagai Kepala Sub Direktorat Penataan Kawasan Konservasi pada Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam (PIKA).

Pejabat struktural yang meninggalkaan Balai Besar TNGGP yang diwakili oleh Ir. Ary Sri Lestari, M.M. berpesan, “segala yang sudah baik di Balai Besar TNGGP terus dilanjutkan dan yang masih kurang bagus agar dapat diperbaiki”. Perwakilan sambutan dari pejabat struktural yang baru diwakili oleh Ir. Syahrial Anuar, M.M. mengatakan “Balai Besar TNGGP dengan luas kawasan yang kecil namun menjadi balai besar, sehingga sebetulnya apa yang menjadi keunggulan. Hal ini harus dipikirkan bersama”.

Selepas acara sertijab dilanjutkan dengan rapat koordinasi terkait Role Model Balai Besar TNGGP yang dipandu oleh Kepala Sub Bagian Program dan Kerjasama. Role model yang akan dilaksanakan oleh Balai Besar TNGGP, yaitu Revitalisasi Pusat Pendidikan Konservasi Alam (PPKA) Bodogol dipaparkan oleh Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor dan Pengembangan Wisata Alam Curug Luhur dan Blok Landbouw Berbasis Masyarakat dipaparkan oleh Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan, dan Pengawetan.

Dari hasil rapat diketahui bahwa yang ingin dicapai dari Role Model Revitalisasi Pusat Pendidikan Konservasi Alam (PPKA) Bodogol adalah :

1. Menghidupkan kembali fungsi PPKA Bodogol sebagai Pusat Pendidikan Konservasi Alam pertama di Indonesia yang mempunyai misi untuk mendesiminasi nilai-nilai penting pelestarian taman nasional kepada masyarakat yang berbasis kemitraan.

2. Menggandakan dampak positif kepada masyarakat sekitar PPKA Bodogol dari adanya kunjungan ke PPKA Bodogol melalui pengembangan ekowisata berbasis kemitraan.

Sedangkan tujuan dari Role Model Pengembangan Wisata Alam Curug Luhur dan Blok Landbouw Berbasis Masyarakat adalah:

1. Meningkatkan SDM Masyarakat di bidang ekowisata

2. Memberikan peluang usaha ekowisata bagi masyarakat

3. Mengembangkan program ekowisata oleh masyarakat

4. Meningkatkan dukungan pemerintah daerah kabupaten

5. Penyediaan sarana prasarana pendukung kegiatan di lokasi Curug Luhur dan Landbouw.

 

Sumber: Balai Besar TNGGP