Sertifikasi Pemandu Gunung Indonesia

Cibodas, 05 September 2018. APGI (Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia) sebagai wadah bagi para pemandu gunung bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Pemandu Gunung di Kantor Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) pada tanggal 4 – 5 September 2018 dengan jumlah peserta 49 orang yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Padang dan Cianjur. 15 orang diantaranya merupakan Pemandu Gunung sekitar TNGGP.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Teknis Konservasi (Kabidtek), Ir. Mimi Murdiah. Dalam sambutannya, Kabidtek menyampaikan harapannya kepada peserta agar Bimbingan Teknis dan Sertifikasi ini mampu mendorong peningkatan kompetensi pemandu, profesionalisme, kepatuhan terhadap kode etik dan perilaku seorang pemandu gunung.

Bimtek dan Sertifikasi Pemandu Gunung sangat relevan dilaksanakan di Kantor Balai Besar TNGGP mengingat di TNGGP terdapat aktifitas pendakian gunung yaitu pendakian Gunung Gede dan Pangrango. Pendakian Gunung sebagai salah satu wisata petualangan yang cukup ekstrim, menuntut kemampuan seorang pemandu yang tidak saja mampu memberi informasi yang jelas, menarik dan akurat namun juga dituntut untuk mampu meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pendaki gunung yang dipandunya.

Materi yang disampaikan dalam Bimtek adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional, Manajemen Perjalanan, Manajemen Resiko dan Teknik Hospitality.

Sertifikasi dilakukan oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pramindo dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) terhadap Pemandu Muda (38 orang) dan Pemandu Madya (11 orang).

Diharapkan dengan adanya Bimtek dan Sertifikasi Pemandu Gunung ini, selain untuk meningkatkan kualitas pendakian, juga menjadikan pemandu yg bertanggungjawab serta mampu melakukan edukasi kepada para pendaki untuk melakukan pendakian yg bebas sampah.

Dok. ©Firmansyah