Senyum Manis Si Cantik Rafflesia

Bogor, Rabu 7 Nopember 2018 langit tidak secerah biasanya, mungkin karena Bulan Nopember sudah masuk musim penghujan sehingga matahari enggan tersenyum dan malas menampakkan diri. Meskipun cuaca tidak mendukung, petugas tetap melakukan patroli yang menjadi tugas dan kewajiban.

Kegiatan patroli ini bersifat rutin untuk pengamanan kawasan dari berbagai bentuk gangguan terutama perburuan satwa dan perambahan kawasan untuk dijadikan lahan pertanian. Kali ini patroli dilakukan di Blok Ciparay ditempuh menggunakan kendaraan roda dua melalui Kampung Leuwi Sapi, Desa Lemah Duhur.

Suasana berangsur hangat dengan adanya tegur sapa dan senyum ramah dari penduduk yang dilewati, itulah ciri khas keramahtamahan masyarakat di perkampungan yang menimbulkan rasa kenyamanan tersendiri bagi kami. Habis perkampungan masuk ke lahan pertanian milik masyarakat yang ditanami sayur-mayur. Di sini petugas juga disambut tegur sapa dari petani yang sedang beraktifitas di ladangnya.

Petugas tidak ingin kehilangan moment yang bagus ini untuk melakukan penyadartahuan kepada mereka untuk ikut berperan serta menjaga keamanan kawasan hutan dengan tidak memperluas lahan pertanian masuk ke dalam kawasan hutan dan tidak melakukan perburuan di dalam kawasan hutan.

Menjadi petugas Polisi Kehutanan masih berkesan menyeramkan bagi masyarakat, apabila ada yang melakukan pelanggaran di dalam kawasan hutan akan diproses secara hukum sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Hal ini cukup menjadi beban kami, agar mereka mempunyai kesadaran bahwa tugas menjaga keamanan kawasan hutan adalah menjadi tanggung jawab bersama. Mengingat begitu pentingnya menjaga kelestarian hutan dan keseimbangan ekosistemnya untuk kelangsungan hidup manusia.

Keringat mengalir jatuh ke bumi rasa lelah mulai terasa tapi kami tetap melangkah melanjutkan perjalanan dan mengamati sekitar kawasan untuk mengetahui ada tidaknya gangguan, sampai di satu lokasi ditemukannya habitat baru “Si Cantik“ primadona Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Rafflesia rochussenii, ternyata ada satu knop yang tersenyum merekah.

Pertengahan September lalu, tepatnya tanggal 13 September 2018 saat petugas Resort PTN Cimande – Bidang PTN Wilayah III Bogor, TNGGP melakukan kegiatan patroli bersama masyarakat, menemukan habitat baru Rafflesia rochussenii. Saat itu tercatat sebanyak 7 knop hidup, 2 knop busuk, dan 1 mekar busuk. Rasa lelah yang dirasa terbayarkan saat melihat “Si Cantik“ berwarna merah. Petugas setidaknya mencatat ada 6 buah knop baik, 2 knop busuk, dan 1 mekar baik. Semoga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tetap menjadi habitat yang baik bagi “Si Cantik“ Rafflesia rochussenii.

SumberAde Frima Nurcahya Intan, Polisi Kehutanan Pelaksana