Prefensi Ekologis (kesukaan Akan Tempat Tumbuh) Dari Jenis Saninten (castanopsis Argentea) Dan Spesies-spesies Asosiasinya Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.

Peneliti: Wiranto, Tri

Topik : Ekologi

Tahun : 2005

No. Pustaka:

Abstrak
Secara umum, saninten merupakan salah Satu jenis tumbuhan yang memiliki nilai ekonomi dan banyak di manfaatkan oleh masyarakat. Kayu saninten sering di manfaatkan sebagai bahan bangunan karena awet dan kuat. Buahnya juga bisa di jadikan sebagai bahan makanan dan juga merupakan makanan satwa liar seperti babi hutan dan jenis-jenis primata. Saninten dan asosiasinya, dalam pertumbuhanya di pengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti faktor edafis (sifat kimia dan fisik tanah) dan faktor fsikologis (ketinggian tempat dan kelerengan). Oleh karena itu di perlukan suatu penelitian yang bisa menjelaskan hubungan antara faktor-faktor tempat tumbuh dengan karakteristik-karakteristik jenis pohon di habitat alaminya. faktor-faktor tempat tumbuh dengan karakteristik-karakteristik jenis  jenis pohon di habitat alaminya. Faktor-faktor tempat tumbuh yang diamati antara lain ketinggian tempat, kelerengan, serta tekstur tanah (dengan beberapa metoda) dan PH NaF tanah pada hotizon A dan B. pengamatan vegetasi berkayu dengan diameter ? 10 cm dilakukan pada plot penelitian berukuran 30 m x 30 m sebanyak 45 plot, yang di letakan secara purposive pada beberapa tingkat kerapatan saninten dan pada berbagai wilayah lainya. Asosiasi acara saninten dan vegetasi lainya di tentukan dengan rumus chi-square dari Greig dan Smith, uji korelasi pearson dan uji asosiasi Sokal dandan Sneath. Analisis regreasi secara bertatar (Srepwise Procedur) di gunakan untuk mengetahui faktor tepat tumbuh yang berkolerasi nyata terhadap dominasi relative (DR) Saninten. Hasil penelitian menunjukan bahwa terhadap 169 jenis tumbuhan berkayu dengan diameter ? 10 cm yang di temukan di lokasi penelitian dan didominasi oleh puspa (Schima Walichii), Rung Anak (Castanopsis javanica) dan Saninten (Castanopsis Argentea). Berdasarkan uji X² dari Greig dan Smith, saninten berasosiasi dengan tungurut (Castanopsis acuminatisima), kisireum (Decaspermum paniculata) dan Kimerak Bereum (Wenmania blumei). Dilain pihak, berdasarkan uji kolerasi person, saninten berkolerasi erat dengan Jeunjing Hutan (Albizia Montana), Kipare (Bridellia minuflora), Kiamis (Cinnamomum burmanii), Pingku (Dysoxylum ramiflorum), Kopo (Eugenia grandis), Kopo leutik (Eugenia laxiflora), dalam banen (Eugenia operculata), bidoro (Fucis lepicarpa), kikopo Gede (Hypobathrum frutescens) dan Beleketebe (Slonea sigun). Dominasi relatif (DR) Saninten cenderung meningkat sejalan dengan meningkatnya kandungan liat tekstur tanah pada Horizon B dan cenderung menurun dengan meningkatnya elevasi/ketinggian tempat dari permukaan laut.