Potensi Yang Masih Tersembunyi: Curug Goong Di Resort Tegalega

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) sudah dikenal sejak lama sebagai destinasi wisata utama di Jawa Barat, bahkan di Indonesia, dan sudah dikenal pula di mancanagara. Sampai saat ini banyak obyek wisata yang telah dikembangkan dan ramai dikunjungi wisatawan.  Namun disamping itu masih banyak obyek wisata yang tersembunyi, salah satunya  Curug Goong.

Curug Goong, terletak di wilayah kerja Resort PTN Tegallega, Seksi PTN Wilayah II Gedeh, Bidang PTN Wilayah I Cianjur, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Secara administratif terletak di Kampung Tabrik, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Aksesibilitas menuju lokasi air terjun ini cukup baik. Dua kilometer pertama dari Desa Gekbrong (jalan Provinsi Cianjur – Sukabumi), ditempuh melalui jalan aspal selama ± 20 menit menggunakan kendaraan roda empat. Dari Kampung Tabrik, dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak ± 400 m dengan waktu sekitar 10 menit hingga sampai tujuan Curug Goong.

Konon asal mula Curug Goong dari nama “Goong” dikarenakan bentuk dari dinding sekitar air terjun/ curug tersebut apabila kita perhatikan secara seksama akan menyerupai alat musik tradisional yaitu Goong (Gong). Curug Goong memiliki ketinggian ± 65 m, lebar 6 m, pelataran/ plaza bagian bawah ± 200 m², dan terletak pada ketinggian 1.245 m dpl. Potensi flora di sekitar areal air terjun dapat dijumpai yaitu pohon jenis rasamala, puspa, kingkilaban, nangsi, dan masih banyak jenis lainnya. Potensi faunanya monyet ekor panjang, surili, tando, owa jawa, burung elang ular, dan masih banyak lagi jenis fauna lainnya.

Curug Goong yang masuk dalam zona rimba, sangat potensial untuk dikembangkan sebagai obyek wisata alam, setelah melalui proses kajian. Mengingat akses yang relatif mudah dan potensi Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) , perpaduan antara keindahan bentang alam dan potensi flora serta fauna yang menarik.

Sumber : Agus Deni – PEH Balai Besar TNGGP