Peningkatan Kapasitas Sdm Polhut Balai Besar TNGGP

Polisi Kehutanan (Polhut) merupakan pejabat fungsional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bertugas menjaga kekayaan negara akan hutan dan hasil hutan di wilayah kerjanya. Dalam pelaksanaan tugasnya diperlukan keterampilan dan keahlian kepolisian khusus untuk mengatasi para pelaku kejahatan dan tindak pidana kehutanan. Balai Besar TNGGP dalam rangka meningkatkan kemampuan tersebut melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Polhut di Bumi Perkemahan Baru Halimun, Resort PTN Selabintana pada tanggal 26 – 27 Juli 2019. Kegiatan diikuti oleh 30 dari 42 Polhut fungsional dan non fungsional (Tenaga Pengaman Hutan Lainnya/ TPHL).

Rangkaian acara dibuka oleh Syahrial Anuar, Kepala Bidang PTN Wilayah II Sukabumi mewakili Kepala Balai Besar TNGGP. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan tantangan perlindungan dan pengamanan hutan TNGGP sekarang ini harus mampu menghadapi perkembangan pelanggaran dan kejahatan/ tindak pidana kehutanan yang modusnya semakin beragam. Di sisi lain jumlah SDM Polhut yang kian berkurang karena banyak yang pensiun, sedangkan penambahan Polhut baru hampir tidak ada. Akan tetapi hal itu bukan merupakan hambatan bagi Polhut TNGGP untuk terus menunaikan tugas mulia. Tantangan yang ada dijadikan cambuk pelecut untuk memperbaiki kualitas diri dan dengan penyegaran ini diharapkan bisa meningkatkan kesamaptaan, keterampilan, serta keahlian dalam pengamanan hutan.

Kegiatan dimulai dengan berbagi pengalaman tentang kinerja Polhut Balai TNGGP tahun 2018-2019 dari masing-masing Unit Operasi Wilayah. Karakteristik jenis gangguan dan prioritas penanganan berbeda antara satu dengan lainnya, Unit Operasi Wilayah I memprioritaskan penanganan perburuan liar, Unit Operasi Wilayah II penanganan perambahan, dan Unit Operasi Wilayah III penanganan penggunaan lahan non prosedural. Beberapa kasus berhasil diselesaikan secara non legitimasi (tidak melalui hukum formal) karena lebih mengedepankan hubungan baik dengan masyarakat sekitar demi keamanan dan kemajuan TNGGP sebagai tujuan jangka panjangnya.

Hari kedua disajikan materi tentang teknik-teknik dasar kepolhutan seperti teknik patroli, teknik interogasi tersangka/ saksi, serta teknik pengawalan dan penjagaan yang disampaikan oleh narasumber dan instruktur dari Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri Sukabumi. Metoda pembelajaran dikemas dalam bentuk kelas lapangan yang diselingi aktifitas outbond berlokasi di Bumi Perkemahan Baru Halimun Resort PTN Selabintana. Metoda ini selain materi pokok juga mengasah peningkatan nilai-nilai kepemimpinan, organisasi, kualitas diri, dan kerjasama tim.

Semoga dengan kegiatan peningkatan kapasitas SDM Polhut ini, kesiapan Polhut TNGGP dalam melindungi dan mengamankan kawasan dapat lebih trengginas lagi disertai langkah-langkah penanganan yang stretegis, efisien, dan efektif dalam penyelesaian permasalahan yang mungkin timbul.

Sumber: Ida Rohaida