Pemetaan Sebaran Invasive Alien Species (ias) Konyal (passiflora Suberosa L) Di Resort Pemangku Taman Nasional Mandalwangi, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Peneliti: Sinta Mustika Diah

Topik : Flora

Tahun : 2013

No. Pustaka:

Abstrak
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan sebuah kawasan hutan dengan luas total 22.852 Hektar, dan memiliki keanekaragaman hayati tinggi. Keragaman vegetasi ini menyebabkan TNGGP memiliki keanekaragaman spesies tumbuhan yang tinggi. Kondisi vegetasi yang ada saat ini tidak hanya terdiri dari spesies asli TNGGP saja, akan tetapi beberapa spesies tumbuhan merupakan hasil dari introduksi. Tumbuhan eksotik yang bersifat invasif atau lebih dikenal dengan invasive alien plant species (IAS) adalah jenis tumbuhan yang tumbuh di luar habitat alaminya yang berkembang pesat dan menimbulkan gangguan dan ancaman kerusakan bagi ekosistem, habitat dan jenis tumbuhan lokal serta berpotensi menghancurkan habitat tersebut, oleh karena itu keberadaannya perlu diwaspadai dan dikendalikan dengan melakukan upaya preventif yaitu dengan memetakan sebaran IAS agar dapat dilakukan pengendalian di area prioritas.
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) memetakan sebaran konyal menggunakan SIG. 2) melakukan analisis sebaran konyal di RPTN Mandalawangi untuk mengetahui sejauh mana konyal menginvasi kawasan 3) mengidentifikasi jenis flora IAS konyal di RPTN Mandawalangi.
Penelitian ini dilaksanakan di RPTN Mandalawangi TNGGP Jawa Barat. Adapun waktu kegiatan berlangsung selama 2 (dua) bulan yang dimulai pada bulan April-Mei 2013. Metode pengambilan yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu penelusuran literatur, wawancara pada pengelola dan observasi lapang. Penentuan lokasi IAS dilakukan dengan cara marking koordinat menggunakan GPS dan menentukan titik azimuth menggunakan kompas untuk kemudian di transformasi menjadi data titik koordinat. Data yang telah didapatkan, yaitu berupa titik koordinat dari konyal (Passiflora suberosa L) diolah dan dianalisis menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografi) untuk mengetahui sebaran obyek tersebut dan untuk mengetahui kesesuaian habitat konyal menggunakan metode overlay dari beberapa peta, seperti peta curah hujan, klasifikasi jenis tanah, kemiringan dan peta tutupan lahan dengan peta sebaran konyal menggunakan Software SIG.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa lokasi yang terinvasi oleh konyal, yaitu pada kawasan hutan sekitar jalur interpretasi ciwalen pada koordinat Lat -6.7483 Long 106.9934, pada jalur air terjun cibeureum dengan koordinat Lat –6.7458 Long 107.0032 dan pada kawasan hutan bumi perkemahan (buper) Mandalawangi dengan koordinat Lat -6.7398 Long 106.9993. konyal (Passiflora suberosa L) di RPTN Mandalawangi tersebar pada klasifikasi jenis tanah Regosol, Andosol, Podsolik coklat, Latosol dengan curah hujan 3000-4000 mm/tahun. Konyal (Passiflora suberosa L) telah menginvasi sekitar 5,2 hektar dari luas seluruh kawasan RPTN Mandalawangi. Secara keseluruhan konyal telah menginvasi sebesar 0,2% dari luas kawasan 2.570 hektar.