Pemburu Yang “terburu”

Kamera perangkap/penjebak atau biasa dikenal dengan nama Camera trap merupakan seperangkat kamera yang didesain khusus untuk kegiatan dan tujuan tertentu. Biasanya digunakan untuk melakukan pengamatan satwaliar di alam bebas. Kenapa harus menggunakan camera trap? Perlu diketahui bahwa pengamatan satwaliar di alam bebas tidak semudah mengamati benda diam yang bisa kita temukan setiap saat. Perilaku satwa dan kondisi lapangan merupakan hal penting kenapa camera trap digunakan. Seperti halnya Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) yang memiliki perilaku menghindar (elusive) dan menyamar (cryptic), perilaku tersebut mengakibatkan perjumpaan secara langsung begitu sulit. Sehingga teknik pengamatan yang cocok  digunakan adalah metode secara tidak langsung salah satunya yaitu metode camera trap.
cam2Fitur camera trap dilengkapi dengan sensor inframerah, dan penutup tahan air. Sensor inframerah mendeteksi panas dan gerak, sehingga setiap kali objek hidup melintasi kamera, foto atau video terambil secara otomatis. Penggunaan alat ini dapat meminimalkan keterbatasan peneliti untuk mengetahui keberadaan satwa.
cam1Namun tidak hanya itu fungsi dari camera trap. Secara tidak sengaja, fungsi lain alat ini adalah bisa “menangkap” aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab di dalam kawasan misalnya pemburu ilegal. Dari hasil pemasangan camera trap secara kontinyu maka akan didapatkan data/foto yang menunjukan waktu aktivitas Si pemburu. Kita bisa melakukan pengamatan statistik sederhana dari grafik perjumpaan foto yang sudah diolah. Sehingga bisa mengetahui kapan pemburu itu masuk kawasan, keluar kawasan, dan berapa hari sekali masuk kawasan. Itulah fungsi lain dari camera trap. Ada lagi fungsi lainnya? Mari kita eksplor secara bijak.
Salam Konservasi.
(Teks & Foto: Agung Gunawan dan PEH Bidang PTN Wilayah III Bogor TNGGP, @tnggp|28042016|Agung)