Pelatihan Pengembangan Alternatif Ekonomi

Cianjur, 8 Januari 2020. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) bekerjasama PT. Tirta Investama Plant. Cianjur menyelenggarakan pelatihan pengembangan budidaya jambu kristal bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Binaan. Kegiatan ini diselenggarakan Rabu, 8 Januari 2020 di Kantor Resort PTN Tegallega, Seksi PTN Wilayah II Gedeh, Bidang PTN Wilayah I Cianjur. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Pelaksanaan Program (RPP) kerjasama kedua lembaga yang sudah terjalin sejak tahun 2015 ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 20 (dua puluh) orang angghota Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan yang berada di Kampung Loji Kolot, Desa Tegallega, Kecamatan Warung Kondang dan Kampung Bunikasih, Desa Kebon Peuteuy, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang membangun alternatif usaha ekonomi yang akan dilakukan oleh KTH. Kepala Seksi PTN Wilayah II Gedeh, Johanes Wiharisno mewakili kepala Bidang PTN Wilayah I Cianjur menyampaikan bahwa agar masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik kesempatan diadakannya pelatihan ini. Pelatihan pengembangan alternatif ekonomi ini sangatlah penting untuk memotivasi bagaimana masyarakat memiliki usaha yang menjanjikan dan bernilai ekonomi tinggi. Pemilihan pelatihan budidaya jambu kristal ini berdasarkan hasil identifikasi potensi desa dan perencanaan partisipatif usaha kelompok. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini kelompok dapat memiliki produk usaha unggulan yang berkualitas dan menjadi ciri khas kelompok masyarakat atau desa setempat.

Sementara itu, Juhri Julfikar yang lebih dikenal dengan panggilan akrab “Arba” salah satu pakar jambu kristal dan juga petani/ pengusaha sukses menyampaikan materi pelatihan tentang teknis budidaya, pemasaran, hingga omset usaha. Dia juga menyatakan bahwa, Desa Tegallega dan Desa Kebon Peteuy sangat potensial dalam pengembangan budidaya jambu kristal yang saat ini . prospeknya menggiurkan. Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan itu. “Pentingnya suatu produk usaha unggulan kelompok masyarakat sangat dipengaruhi oleh keseriusan kelompok dalam membangun dan merawat usahanya” tutur Arba.

Heni, salah satu peserta pelatihan yang merupakan anggota KTH Loji Kolot Sejahtera menyampaikan, “terimakasih kepada Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan PT. Tirta Investama (Aqua – Cianjur) telah membantu mengadakan pelatihan kepada masyarakat, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mewujudkan usaha kelompok masyarakat, alternatif usaha budidaya jambu kristal diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan.

Kelompok Tani Hutan (KTH) Loji Kolot Sejahtera dan KTH Bunikasih adalah kelompok yang beranggotakan masyarakat sekitar kawasan TNGGP. KTH tersebut diharapkan menjadi pionir dalam mewujudkan peran serta masyarakat untuk menjaga kelestarian kawasan TNGGP.

Teks: Febriyani – Penyuluh Kehutanan
Sumber: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango