Menanti Sang Owa Jawa Junior Bodogol

Masih ingat kisah bayi Owa jawa di Bodogol yang lahir di alam pada pertengahan tahun 2017? Alhamdulillah keberadaannya masih bisa teramati kembali pada kegiatan monitoring diakhir tahun 2018. Saat pengamatan sang bayi terlihat asyik dalam gendongan induknya. Kami menyebut keluarga Owa jawa ini adalah “keluarga Owa Rasamala” karena memang selalu dijumpai di areal hutan Blok Rasamala di Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB).

Owa jawa masih dikategorikan “bayi” pada usia 0 – 2 tahun dan selalu dalam gendongan induknya. Usia “anak” berkisar antara usia 2 – 4 tahun dan biasanya sang anak sudah mulai berjalan sendiri namun masih dalam pantauan induknya. Berarti sekitar pertengahan tahun 2019, “Owa jawa junior” Bodogol ini sudah mulai siap berjalan sendiri. Lalu kapan dia punya adik? Menurut  Geissmann 1991 dalam Rahmudin 2009 menyatakan bahwa interval kelahiran Owa jawa berkisar antara 3 – 4 tahun. Itu artinya dengan asumsi kondisi ekosistem masih tetap baik dan tidak ada gangguan lain, adiknya dapat diprediksi akan lahir pada tahun 2020 atau 2021. Semoga akan terus lahir para penerus primata endemik jawa ini. Sang pejuang “restorasi” hutan tanpa pamrih dengan cara menebar biji pohon di hutan-hutan belantara.

Salam Lestari!

 

Teks : Agung Gunawan – PEH Balai Besar TNGGP

Foto Owa 2017 : ©Iyan Sopian – PEH Balai Besar TNGGP

Foto Owa 2018 : ©Ayi Rustiadi – PEH Balai Besar TNGGP