Kesadaran Masyarakat Pun Tumbuh (penyerahan Satu Ekor Elang Jawa (nisaetus Bartelsi) Oleh Masyarakat Di Zona Penyangga Tnggp).

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) memiliki 3 (tiga) satwa prioritas diantaranya Owa Jawa (Hylobates moloch), Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), dan Macan Tutul (Panthera pardus melas). Satu diantara yang menjadi satwa prioritas BBTNGGP adalah Elang Jawa yang telah ditemukan dan dikembalikan oleh salah satu warga Kampung Geger Bentang, Desa Ciloto Kecamatan Cipanas. Pelaporan dan pengembalian Elang Jawa merupakan suatu hal yang baik dari kesadaran masyarakat disekitar TNGGP dan semoga menjadi contoh serta dapat lebih meningkatkan kesadaran Masyarakat di daerah lainnya khususnya di sekitar TNGGP.

Pada hari Jum’at tanggal 12 Mei 2017 jam 13.15 WIB Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menerima laporan dari masyarakat Kampung Geger Bentang, Desa Ciloto Kecamatan Cipanas mengenai Elang Jawa yang ditemukan di daerah tersebut, laporan ini diterima oleh Kasatgas Polhut BBTNGGP (Bambang Mulyawan). Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh BBTNGGP yang kemudian pada jam 14.00 WIB saudara Yusuf dari Kampung Geger Bentang, Desa Ciloto  Kecamatan Cipanas mengembalikan Elang Jawa ke BBTNGGP. Saudara Yusuf mengembalikan Elang Jawa yang ditemukannya dan menyadari bahwa Elang Jawa merupakan satwa yang dilindungi oleh Pemerintah.
Selanjutnya Elang Jawa yang diterima oleh BBTNGGP diserahkan kepada Seksi Wilayah Bogor BBKSDA Jawa Barat untuk diproses yang rencananya oleh BBKSDA Jawa Barat akan di titipkan di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga untuk dirawat dalam rangka pelepasliaran.

“Insan – insan yang bijak dan arif kepada alam adalah insan – insan yang sadar arti kehidupan”