Geliat Wisata Berbasis Masyarakat

Semangat gotong royong masyarakat Kampung Genteng patut diapresiasi. Lihat saja pada kegiatan pengembangan Wisata Curug Luhur – Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Ya…., masyarakat Kampung Genteng dengan semangat gotong royong nya, secara sukarela membantu petugas Resort Pasir Hantap dalam pengelolaan wisata Curug Luhur.

Curug Luhur yang berlokasi di perbatasan Bogor – Sukabumi ini dirancang sebagai destinasi wisata di masa depan dengan konsep “Wisata Berbasis Masyarakat”. Masyarakat yang peduli dengan pengembangan wisata Curug Luhur ini membentuk sebuah Kelompok Tani Hutan (KTH) Lestari Alam Sejahtera “LAS”.

Kemolekan Curug Luhur, yang mempunyai tinggi 38 m, ditemani oleh uniknya dinding batu pada tebing, yang membuat destinasi wisata seluas 2 ha ini lebih indah dan menarik. Namun pengembangan destinasi di Sungai Cipamutih ini terkendala dengan tantangan yaitu belum adanya fasilitas sarana dan prasarana penunjang kegiatan wisata yang sangat potensial ini.

Dengan semangat menggelora masyarakat Kampung Genteng ikut berpartisipasi mengembangkan destinasi wisata ini. Mereka sigap dan dengan “Sadar Wisata” nya membantu Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, paling tidak setiap tahun masyarakat yang tergabung dalam KTH Lestari Alam Sejahtera selalu ikut dalam pengelolaan wisata Curug Luhur, memelihara dan memperbaiki sarana prasarana yang ada, operasi bersih, dan yang lebih penting KTH Lestari Alam Sejahtera dapat mengajak masyarakat sekitar lainnya untuk ikut peduli terhadap kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

“Semangat terus kawan…pada saatnya nanti Wisata Curug Luhur dapat memberikan suatu manfaat yang baik”.

Penulis: Agung Pakerti – Polisi Kehutanan
Foto: Ismat – KTH Lestari Alam Sejahtera