F, Aldo Hutabarat. 2011. Proses Pemberdayaan Dan Adaptasi Masyarakat Desa Hutan (studi Kasus Di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur). Jatinangor; Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fa.pertanian, Universitas Padjajaran.

Peneliti: F, Aldo Hutabarat

Topik : Desa Penyangga

Tahun : 2011

No. Pustaka:

Abstrak
Di Indonesia, telah kehilangan hutan atau deforestransy seluas 5.447.800 hektar sampai tahun 2005. Oleh karena itu, pemerintah melakukan perluasan hutan atau kawasan konservasi. Namun perluasan hutan yang mengambil kawasan atau lahan yang digunakan oleh masyarakat desa sekitar hutan atau petani penggarap untuk mencakup kehidupan sehari-harinya membuat masyarakat harus kehilangan mata pencaharian mereka. Pemerintah kemudian melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan agar masyarakat mendapatkan alternative ekonomi lain. Salah satunya mengalihkan mata pencaharian mereka menjadi peternakan melalui program pemberdayaan masyarakat. Tujuan dari peneltian ini adalah mengetahui bagaimana proses pemberdayaan yang dilakukan dan bagaimana masyarakat beradaptasi.
Penelitian dilakukan di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur karena sebagian daerahnya berbatasan langsung dengan hutan dibawah pengawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan sebagian masyarakat Desa Ciputri menggarap lahan yang akan dikonservasi sebagai petani penggarap. Desain yang digunakan yaitu desain kualitatif dengan menggunakan metode survey dengan analisis data analisis deskriptif. Penemuan responden dan informasi dilakukan  secara purposive.
Dari hasil data didapatkan bahwa proses pemberdayaan yang dilakukan di Desa Ciputri dilakukan oleh Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan banyak lembaga. Pemberdayaan yang dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu penyadaran, pengkapasitasan dan pemberian daya. Petani penggarap mengadaptasi program dengan mengikuti semua penyuluhan/pelatihan pemberdayaan dan melakukannya. Namun ada juga petani penggarap yang melakukan modifikasi dari penyuluhan/pelatihan pemberdayaan tersebut.