Evaluasi Program Kerjasama (pks) Pt Tirta Investama Qq Plant Cianjur Dengan Balai Besar TNGGP

Rabu tanggal 31 Januari 2018, Bidang PTN Wilayah I Cianjur menggelar acara evaluasi PKS dengan PT Tirta Investama qq plant Cianjur.  Hadir pada acara itu Kepala Bidang (Kabid) Teknis, Kabid Wilayah I Cianjur, Kepala Seksi Wilayah II Gedeh, Kepala Sub Bagian PKS, Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan, Kepala Resort Tegallega dan staf.  Dari pihak PT Tirta Investama  qq Plant Cianjur  hadir Supervisor CSR Bidang Konservasi dan vendor Tahun 2017 dari Yayasan Gamelina.

Acara dibuka pada jam 09.30 WIB oleh Kabid Wilayah I Cianjur, dilanjutkan dengan pemaparan hasil kegiatan tahun 2017 oleh Yayasan Gamelina, yang dilanjutkan dengan diskusi, acara ditutup sekitar jam 13.00 WIB.

Program kerjasama PT Tirta Investama qq Plant Cianjur dengan Balai Besar TNGGP sudah dimulai sejak tahun 2015.  Pada tahun 2015 berhasil dilakukan pemulihan ekosistem TNGGP seluas delapan hektar di blok Citatah dan Kandang Kuda dengan penanaman pohon jenis lokal (TNGGP) sebanyak 3.500 batang.  Pelaksanaan penanaman dilakukan oleh vendor yang bekerjasama dengan Kelompok Masyarakat Mitra Polhut pimpinan Bah Ucup.

Pada tahun 2016, berhasil menanam pohon sebanyak 3.500 batang, pada lahan seluas delapan hektar, dengan vendor CV Negeri Ternak Indonesia.  Penanaman dilakukan di blok Cibinong bersama Kelompok Tani Puspa Lestari pimpinan Bah Oding.  Pada tahun ini diberikan pula “reward” untuk kelompok MMP yang berhasil dalam penanaman dan pemeliharaan hasil pemulihan eksosistem tahun 2015 di blok Citatah dan Kandang Kuda, berupa sembilan ekor kambing kepada kelompok MMP.

Delapan hektar selanjutnya, pada tahun 2017, giliran Kelompok Tani Gede Lestari (pimpinan Bah Uden) bekerjasama dengan vendor dari Yayasan Gamelina, berhasil memulihkan ekosistem terdegradasi di blok Cadas Gantung dan Bedeng. Jumlah dan jenis bibit masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu 3.500 batang pohon dari jenis rasamala, puspa, kisireum, manglid dan huru.  Sebagai “reward” atas keberhasilan pemulihan ekosistem tahun 2016, diberikan bantuan untuk pembuatan kebun bibit berkapasitas 15.000 plances, kepada kelompok tani Puspa Lestari yang telah berhasil menghijaukan blok Cibinong.

Setiap tahun dilakukan audit internal PT Tirta Investama qq Plant Cianjur, dimana persen tumbuh mencapai angka 100.  Untuk transparansi kegiatan, dibuat database pohon secara online dan bisa di-link-kan dengan web TNGGP atau mitra lain yang berkepentingan.  Demikian pula laporan dan evaluasi telah berhasil dilaksanakan dengan baik.

Disamping pemulihan ekosistem dalam kawasan TNGGP, PT Tirta Investama qq Plant Cianjur juga melakukan program pendidikan lingkungan, salah satunya melalui kegiatan “sekolah lapang”.  Sampai saat ini telah bergerak 30 alumni sekolah lapang menyampaikan pesan konservasi kepada masyarakat di zona penyangga khususnya masyarakat di tujuh desa sekitar pabrik PT Tirta Investama qq Plant Cianjur.  Kegiatan lain yang dilaksanakan di daerah penyangga adalah pemberian bantuan dan bimbingan usaha pedesaan, penanaman pohon serba guna (Multi Purpose Tree Species/ MPTS), pembuatan sumur resapan dan biopori.

Kegiatan tahun 2018 akan diprioritaskan pada penguatan semangat konservasi bagi masyarakat, antara lain dengan mengintensifkan “sekolah lapang”, workshop dan sosialisasi fungsi dan manfaat TNGGP kepada masyarakat daerah penyangga, sosialisasi pentingnya penanaman pohon di areal taman nasional, pendidikan konservasi untuk generasi muda dan meningkatkan koordinasi dengan para pihak.  Dari sekian banyak alumni “sekolah lapang”, mereka yang aktif dan kreatif dalam upaya konservasi akan dipilih dan dibina menjadi “figur konservasi”.

Pemberdayaan masyarakat akan diprioritaskan pada usaha yang mendukung kegiatan konservasi sesuai potensi yang ada, seperti di desa Gekbrong akan dikembangkan ekowisata berbasis masyarakat (ekowisata partisipatif), pengembangan usaha pembibitan MPTS dan pohon  lokal taman nasional, pengembangan usaha ternak, seperti kelinci, dan lain-lain.  Penyusunan program akan dilakukan secara partisipatif.

Di samping kegiatan prioritas tersebut di atas, tentunya upaya pemulihan ekosistem di areal hutan yang terdegradasi (penanaman dan pemeliharaannya) akan terus dilakukan, dengan target lahan resapan (recharge area) sebagai sumber air bagi PT Tirta Investama qq Plant Cianjur) ditanamai pepohonan dan dipelihara sampai semua pohon mampu hidup dan dapat bersaing di alam (survive).

Sumber:  Mang Agus Mulyana dan Kang Andie Martien Kurnia