Budidaya Ikan Nila Oleh Kth Tunas Harapan

KTH (Kelompok Tani Hutan) Tunas Harapan berada di Kampung Wangun Jaya, Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. KTH ini dibentuk pada tanggal 3 Maret 2017 beranggotakan 15 orang, dikukuhkan oleh Kepala Desa Pasir Buncir pada tanggal 9 Maret 2017. Kegiatan KTH yang sudah dilaksanakan adalah melakukan penanaman pohon dan pemeliharaan pohon di Blok Ciruntah bersama Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrangro (TNGGP) dan Conservation International (CI). Penanaman pohon di Blok Ciruntah merupakan program adopsi pohon dari Multi Bintang Indonesi (MBI) yang difasilitasi oleh CI.

Sebagai salah satu alternatif mata pencaharian anggota KTH yang dulunya bertani, CI dan TNGGP melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan yang diinginkan oleh anggota KTH adalah bubidaya ikan lele. Pada bulan April 2017 KTH Tunas Harapan mendapatkan bantuan bibit ikan lele dari CI. Hasil yang didapatkan dari panen lele belum maksimal dan kelompok sepakat mengganti ikan lele dengan ikan nila.

Pada bulan November 2017 KTH Tunas Harapan menjadi salah satu peserta dalam pelatihan Business Plan yang dilakukan oleh Balai Besar TNGGP dengan narasumber dari RARE. Pada kesempatan ini KTH Tunas Harapan membuat rencana bisnis budidaya ikan nila. Dalam rencana bisnis ini KTH diminta untuk mencantumkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), modal usaha, dan gambaran penghasilan. Pada bulan Desember  tahun 2017  berdasarkan hasil dari Pelatihan Business Plan, KTH Tunas Harapan mendapatkan dukungan usaha ekonomi alternatif dari anggaran DIPA Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Tahun 2017 berupa pembuatan kolam, bibit ikan nila, dan pakan ikan. Dari dukungan usaha tersebut kelompok membuat kolam berukuran 6 m x 11 m.

Pada tahun 2018 KTH Tunas Harapan mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas kelompok, yaitu magang perikanan di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Tunas Mina Lestari di Ciparay Bandung selama 4 (empat) hari. Materi yang didapatkan antara lain pelatihan wirausaha perikanan, budidaya ikan mas, nila, dan lele serta pengolahan hasil perikanan. Dengan mengikuti magang ini diharapkan anggota kelompok bertambah wawasannya tentang budidaya ikan nila.

Pada bulan Juni 2018 KTH Tunas Harapan mendapatkan kesempatan dari Pusat Penyuluhan (PUSLUH) untuk peningkatan kelas KTH. Dengan kegiatan ini anggota KTH melaksanakan beberapa kegiatan yang meliputi kelola kelembagaan, kelola kawasan, dan kelola usaha, antara lain: pembuatan saung untuk sekretariat kelompok, penanaman pohon Multy Purpose Tree Species (MPTS), penyekatan kolam, pembelian bibit ikan, dan pakan ikan.

Pembagian tugas KTH Tunas Harapan dengan membuat jadwal penanggung jawab pemberi pakan dan petugas jaga malam untuk mengawasi dan menjaga kolam. Hal ini untuk mengantisipasi serangan hama sero (sejenis musang) dan pencuri. Saat ini masih proses pembesaran ikan dan belum panen.

Teks: Maria Nugrahani, S.Hut. – Penyuluh Kehutanan Balai Besar TNGGP