Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]

The Oldest Tropical Mountain Rain Forest of Java

 


Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Berita

Ministry of Forestry Promotes Indonesian National Parks At IUCN World Park Congress

23 Okt 2014 | Kirim TemanCetak
please click for download

IUCN World Park Congress Sydney 2014 will be held on 12 -19 November 2014 in Sydney Olimpic Park, Sydney, Australia. Delivering theme: “People, Parks and Planet”, all international experts, national park managers, decision makers, youth people and many other delegates will be  gather together to participate in the congress.  Many programs will be held,as such  streamline program, side events, excursion, planet fest, and exhibition. Not to be left behind, the Ministry of Forestry – Republic of Indonesia will also participate in the exhibition which is held during  the World Park Congress.

With the support of GIZ-FORCLIME Indonesia, the  Ministry of Forestry (MoFor) has a chance to promote 50 Indonesian National Parks at the exhibition. Delivering “Adventure Tourism in Indonesian National Parks“. There will be digital publication, movies, on line quiz, and printed materials on the MoFor booth number 57. It is hoped that a lot of visitor will come to the MoFor booth. The exhibition will be open from 08.00 A.M to 22.00 P.M. For those, who are not able to come to the stand, may also join the online quiz available on http://ekowisata.org/wpc_quiz/.

So, let’s take an adventure in Indonesian national parks. Please do not hesitate to inform others.

>> flyer download

[source: http://ekowisata.org | 22102014 | koeszky]

KIFC (Korea Indonesia Forest Center) ke Cibodas

17 Okt 2014 | Kirim TemanCetak

Kamis tanggal 16 Oktober 2014 Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menerima kunjungan dari KIFC, delegasi KIFC terdiri atas Ir.Sugeng Marsudiarto,M.Sc (Co. Director KIFC), Mr. Cho Jun Kuy (Tenaga Ahli KIFC), Ms. Lee Young Ju (Assistance Director KIFC), Ms. Seo Su Jin (Mahasiswi Kehutanan Korea), selain hadir pula 2 orang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan master (S2) di Yeungnam University Korea. Selengkapnya…

DIREKTUR JENDRAL PHKA MEMBUKA ACARA PESTA RAKYAT DAN FESTIVAL SARONGGE

3 Okt 2014 | Kirim TemanCetak

Dirjen PHKA Sonny Partono didampingi Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Direktur Green Radio  dan jajaran Kementerian Kehutanan serta Muspida setempat, membuka acara pesta rakyat dan Festival Sarongge yang kedua tahun 2014. Selengkapnya…

Kegiatan

Upacara Bendera dalam rangka HUT RI ke 69 Tahun 2014 Lingkup Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

20 Agu 2014 | Kirim TemanCetak

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaaan Indonesia yang ke 69, Pada hari Minggu, Tanggal 17 Agustus 2014 bertempat di lapangan Parkir kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Balai Besar TNGGP menyelenggarakan kegiatan upacara bendera. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Pegawai ini memiliki arti yang sangat penting, karena selain bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, kegiatan ini juga menjadi sesuatu yang baru, karena sejak beberapa tahun sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh Balai Besar TNGGP. Selengkapnya…

HALAL BIL HALAL, SERAH TERIMA JABATAN DAN PISAH SAMBUT PEJABAT ESELON III DAN IV LINGKUP BALAI BESAR TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO

20 Agu 2014 | Kirim TemanCetak

Pada hari Jumat, 15 Agustus 2014 Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menyelenggarakan acara Halal Bil Halal, Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Pejabat Eselon III dan IV lingkup Balai Besar TNGGP yang bertempat di Aula Kantor Balai Besar TNGGP.

Acara tersebut dibagi dalam dua kegiatan, yaitu kegiatan Halal Bil Halal pegawai Balai Besar TNGGP. Acara Halal Bil Halal diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Sdr Ahmadrojik dan sari tilawah oleh Mellin Melani, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Balai Besar TNGGP yang menguraikan tentang Hikmah Ramadhan dan Idul Fitri dikaitkan dengan disiplin, dedikasi, loyalitas serta peningkatan kinerja. Setelah itu dilanjutkan dengan tausiah bertema hikmah Idul Fitri yang disampaikan oleh Ustaz Drs. Aripin dari Pondok Pesantren Ar Riadl. Selengkapnya…

Artikel

KUJADIKAN DOMBA SEBAGAI ALAT PRODUKSI

19 Mei 2014 | Kirim TemanCetak

KUJADIKAN DOMBA SEBAGAI ALAT PRODUKSI

KTH Berkah Mandiri

Sejak tahun 1986, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) telah merintis pembentukan kader konservasi, dimulai dengan pelatihan anak-anak sekolah sebagai “pengenal konservasi “ dilanjutkan dengan pelatihan dan pembentukan “kader konservasi”. Sampai saat ini Balai Besar TNGGP telah melatih dan membentuk kader konservasi sumber daya alam tidak kurang dari 1.000 orang, yang terdiri dari para pelajar, pemuda karang taruna, petani dan lain-lain. Sudah banyak para kader ini yang sudah berhasil mengembangkan diri dan membentuk kelompok, seperti kelompok Volunteer Eagle, Evergreen, Paguyuban Lokat Mala, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Berkah Mandiri.

KTH Berkah Mandiri dikembangkan oleh dua kader konservasi bentukan Balai Besar TNGGP tahun 2012, Didin Jaelani dan Heri Hidayat, warga kampung Geger Bentang Desa Cimacan Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur. Selesai pembentukan kader, pada tahun itu pula, mereka berdua membentuk KTH Berkah Mandiri, Didin Jaelani duduk sebagai ketua kelompok dan Heri Hidayat sebagai sekretaris, sedangkan jabatan bendahara dipegang oleh Dadin. Sampai saat ini kelompok KTH Berkah Mandiri beranggotakan 20 warga masyarakat kampung Geger Bentang. Selengkapnya…

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

21 Apr 2014 | Kirim TemanCetak

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

sebagai Destinasi Wisata Baru TNGGP

Program adopsi pohon  adalah salah satu upaya rehabilitasi lahan hutan yang terdegradasi dengan melibatkan orang lokal (sebagai pelaksana penanaman dan pemeliharaan) dan  adopter sebagai penyandang dana, serta operator (sebagai pengelola kegiatan).

Saat ini Balai Besar TNGGP, sedang gencar-gencarnya melaksakan upaya restorasi kawasan, sehubungan dengan adanya alih fungsi kawasan hutan  dari hutan produksi /lindung Perum Perhutani menjadi kawasan konservasi  di bawah pengelolaan Balai Besar TNGGP.  Sebagian kawasan alih fungsi mengalami degradasi akibat penggarapan oleh masyarakat (eks PHBM). Selengkapnya…