Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]

The Oldest Tropical Mountain Rain Forest of Java

 


Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Berita

Pasangan Baru Macan Tutul Jawa ditemukan di TNGGP

30 Nop 2014 | Kirim TemanCetak

Pasangan Macan Tutul di Cianjur

(silahkan klik di sini pantera pardus melas at TNGGP ) Tim Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (PEH TNGGP)  kembali berhasil  mendapatkan gambar memalui  video trap berupa  sepasang  Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) di wilayah TNGGP Cianjur. Kedua individu tersebut bercorak tutul untuk jantan dewasa sedangkan yang betina berupa macan kumbang (hitam) dan berdasarkan hasil identifikasi corak totol dan lokasi ditemukannya sangat diyakini bahwa kedua individu Selengkapnya…

Meninggalnya Seorang Pendaki di Alun Alun Suryakencana tanggal 8 November 2014

10 Nop 2014 | Kirim TemanCetak

Siaran Pers

Seorang pendaki bernama Winoto (42) warga RT 4/3 Parungjaya, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Tanggerang meninggal dunia di Alun Alun Suryakencana Barat pada hari Sabtu tanggal 8 November 2014 pukul 23.30 WIB.

Pada awalnya almarhum Winoto beserta rekan-rekannya yang berprofesi sebagai security sebanyak 25 orang mendaki pada tanggal 8 November 2014 melalui Pintu Masuk Gunung Putri. Rombongan tersebut menggunakan Simaksi Nomor SI.008201/11-BT/4/2014, dan masuk kawasan pada pukul 03.30 WIB selanjutnya tiba di Alun Alun Suryakenana pada pukul 14.00 WIB. Pada pukul 22.00 WIB seluruh rekan-rekan almarhum berkumpul bersama di dalam tenda dan tiba tiba korban tersungkur. Rekan-rekan korban pun Selengkapnya…

CANOPY TRAIL CIWALEN DIBUKA UNTUK UMUM

31 Okt 2014 | Kirim TemanCetak

Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memiliki potensi bentang alam yang sangat menarik baik berupa hamparan savana Suryakencana, Kawah Gunung Gede maupun Puncak Pangrango. Satu lagi potensi alam yang kini dibuka untuk umum adalah Canopy Trail Ciwalen, yang berlokasi di Resort PTN Mandalawangi pintu masuk pendakian Cibodas. Canopy trail berupa jembatan gantung yang membentang sepanjang 130 m dengan “tiang Selengkapnya…

Kegiatan

Pembahasan Nota Kesepakatan Antara Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dengan SEAMEO BIOTROP

17 Nop 2014 | Kirim TemanCetak

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango telah menjalin kerjasama dengan SEAMEO BIOTROP sejak tahun 2013 dengan ditanda tanganinya Nota Kesepakatan antara BBTNGGP dengan Seameo Biotrop tentang Penanganan Tumbuhan Invasive Asing dalam kerangka Restorasi Hutan Tropika Taman Nasional Gunung Gede Pangrango No.1352/11-TU/2/2013 No. 025/MOU/VII/013 Tanggal 18 juli 2013. Selengkapnya…

Upacara Bendera dalam rangka HUT RI ke 69 Tahun 2014 Lingkup Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

20 Agu 2014 | Kirim TemanCetak

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaaan Indonesia yang ke 69, Pada hari Minggu, Tanggal 17 Agustus 2014 bertempat di lapangan Parkir kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Balai Besar TNGGP menyelenggarakan kegiatan upacara bendera. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Pegawai ini memiliki arti yang sangat penting, karena selain bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, kegiatan ini juga menjadi sesuatu yang baru, karena sejak beberapa tahun sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh Balai Besar TNGGP. Selengkapnya…

Artikel

KUJADIKAN DOMBA SEBAGAI ALAT PRODUKSI

21 Agu 2014 | Kirim TemanCetak

KTH Berkah Mandiri

Sejak tahun 1986, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) telah merintis pembentukan kader konservasi, dimulai dengan pelatihan anak-anak sekolah sebagai “pengenal konservasi “ dilanjutkan dengan pelatihan dan pembentukan “kader konservasi”. Sampai saat ini Balai Besar TNGGP telah melatih dan membentuk kader konservasi sumber daya alam tidak kurang dari 1.000 orang, yang terdiri dari para pelajar, pemuda karang taruna, petani dan lain-lain. Sudah banyak para kader ini yang sudah berhasil Selengkapnya…

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

21 Apr 2014 | Kirim TemanCetak

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

sebagai Destinasi Wisata Baru TNGGP

Program adopsi pohon  adalah salah satu upaya rehabilitasi lahan hutan yang terdegradasi dengan melibatkan orang lokal (sebagai pelaksana penanaman dan pemeliharaan) dan  adopter sebagai penyandang dana, serta operator (sebagai pengelola kegiatan).

Saat ini Balai Besar TNGGP, sedang gencar-gencarnya melaksakan upaya restorasi kawasan, sehubungan dengan adanya alih fungsi kawasan hutan  dari hutan produksi /lindung Perum Perhutani menjadi kawasan konservasi  di bawah pengelolaan Balai Besar TNGGP.  Sebagian kawasan alih fungsi mengalami degradasi akibat penggarapan oleh masyarakat (eks PHBM). Selengkapnya…