Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]

The Oldest Tropical Mountain Rain Forest of Java

 


Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Berita

Penanamanan Pohon di Resort PTN Wil Gn Putri, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)

24 Jan 2015 | Kirim TemanCetak

Saat ini Balai Besar TNGGP, sedang gencar-gencarnya melaksakan upaya restorasi kawasan, sehubungan dengan adanya alih fungsi kawasan hutan  dari hutan produksi /lindung Perum Perhutani menjadi kawasan konservasi  di bawah pengelolaan Balai Besar TNGGP.  Sebagian kawasan alih fungsi mengalami degradasi akibat penggarapan oleh masyarakat (eks PHBM) terutama di Resort PTN Wil Gunung Putri seluas kurang lebih 125 ha. Upaya penanaman kembali sebelumnya dilakukan bersama dengan TNI , Kodim Cianjur seluas 30 ha dengan total pohon 16.500 pohon pada bulan November 2014. Namun mengingat upaya penanaman harus terus dilakukan maka dilakukan kembali penanaman di blok Rhomusa sebanyak 5000 pohon. Selengkapnya…

RUMUSAN FOKUS TOPIK PENELITIAN TNGGP 2015 – 2019

16 Jan 2015 | Kirim TemanCetak

Salah satu manfaat dari pengelolaan Taman Nasional adalah untuk kegiatan pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam rangka menunjang fungsi perlindungan dan pengawetan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Disusunnya Rumusan Fokus Topik penelitian TNGGP bertujuan untuk melengkapi data dasar tentang sumberdaya yang ada di TNGGP secara “time series”, Mengembangkan penelitian yang dapat menjawab permasalahan di TNGGP, dan Mengembangkan penelitian berbasis sumberdaya yang ada untuk kepentingan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Diharapkan semua hasil penelitian yang sudah, direncanakan dan akan dilakukan di TNGGP dapat terdata dengan baik dan mampu menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pengelolaan TNGGP serta menghindari terjadinya pengulangan atau plagiat dari penelitian yang dilakukan.

Lampiran Rumusan Fokus Topik Penelitian TNGGP

Penutupan Kegiatan Pendakian Tahun 2015 Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

29 Des 2014 | Kirim TemanCetak

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) nomor SK. 310/VI-11/TU-3/2014 tanggal 11 Desember 2014 tentang penutupan kegiatan pendakian, dengan ini kami umumkan bahwa dalam rangka pemulihan kondisi ekosistem kawasan, mulai tanggal 31 Desember 2014 sampai dengan 31 Maret 2015 Balai Besar TNGGP menutup kegiatan pendakian untuk umum. Selengkapnya…

Kegiatan

Pembahasan Nota Kesepakatan Antara Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dengan SEAMEO BIOTROP

17 Nop 2014 | Kirim TemanCetak

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango telah menjalin kerjasama dengan SEAMEO BIOTROP sejak tahun 2013 dengan ditanda tanganinya Nota Kesepakatan antara BBTNGGP dengan Seameo Biotrop tentang Penanganan Tumbuhan Invasive Asing dalam kerangka Restorasi Hutan Tropika Taman Nasional Gunung Gede Pangrango No.1352/11-TU/2/2013 No. 025/MOU/VII/013 Tanggal 18 juli 2013. Selengkapnya…

Upacara Bendera dalam rangka HUT RI ke 69 Tahun 2014 Lingkup Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

20 Agu 2014 | Kirim TemanCetak

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaaan Indonesia yang ke 69, Pada hari Minggu, Tanggal 17 Agustus 2014 bertempat di lapangan Parkir kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Balai Besar TNGGP menyelenggarakan kegiatan upacara bendera. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Pegawai ini memiliki arti yang sangat penting, karena selain bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, kegiatan ini juga menjadi sesuatu yang baru, karena sejak beberapa tahun sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh Balai Besar TNGGP. Selengkapnya…

Artikel

KUJADIKAN DOMBA SEBAGAI ALAT PRODUKSI

21 Agu 2014 | Kirim TemanCetak

KTH Berkah Mandiri

Sejak tahun 1986, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) telah merintis pembentukan kader konservasi, dimulai dengan pelatihan anak-anak sekolah sebagai “pengenal konservasi “ dilanjutkan dengan pelatihan dan pembentukan “kader konservasi”. Sampai saat ini Balai Besar TNGGP telah melatih dan membentuk kader konservasi sumber daya alam tidak kurang dari 1.000 orang, yang terdiri dari para pelajar, pemuda karang taruna, petani dan lain-lain. Sudah banyak para kader ini yang sudah berhasil Selengkapnya…

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

21 Apr 2014 | Kirim TemanCetak

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

sebagai Destinasi Wisata Baru TNGGP

Program adopsi pohon  adalah salah satu upaya rehabilitasi lahan hutan yang terdegradasi dengan melibatkan orang lokal (sebagai pelaksana penanaman dan pemeliharaan) dan  adopter sebagai penyandang dana, serta operator (sebagai pengelola kegiatan).

Saat ini Balai Besar TNGGP, sedang gencar-gencarnya melaksakan upaya restorasi kawasan, sehubungan dengan adanya alih fungsi kawasan hutan  dari hutan produksi /lindung Perum Perhutani menjadi kawasan konservasi  di bawah pengelolaan Balai Besar TNGGP.  Sebagian kawasan alih fungsi mengalami degradasi akibat penggarapan oleh masyarakat (eks PHBM). Selengkapnya…