Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]

The Oldest Tropical Mountain Rain Forest of Java

 


Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Berita

PELANTIKAN KEPALA RESORT BALAI BESAR TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO

3 Mar 2015 | Kirim TemanCetak

PELANTIKAN KEPALA RESORT
BALAI  BESAR TAMAN NASIONAL  GUNUNG GEDE PANGRANGO

“Pelantikan yang saya lakukan terhadap para Kepala Resort ini, bukanlah suatu fenomena birokrasi yang luar biasa, tetapi merupakan suatu kewajaran yang mutlak harus dilakukan dalam sebuah sistem birokrasi”.  Demikian penggalan sambutan Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada acara pelantikan Kepala Resort PTN lingkup Balai Besar  Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 23 Februari 2015 di kantor Balai Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango  Cibodas Cipanas Cianjur. Selengkapnya…

KARCIS MASUK KEGIATAN WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO

12 Feb 2015 | Kirim TemanCetak

Tarif di TNGGP “disesuaikan”

Dari tahun 1998 sampai dengan awal tahun 2014 tarif di TNGGP tidak berubah, meskipun telah mengalami berbagai perubahan kondisi dan jaman.  Hingga pada akhirnya terbitlah Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan.
Semangat  Peraturan pemerintah diatas antara lain :
1.    Memelihara Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang diberikan Tuhan YME sebagai anugerah bagi umat manusia.
2.    Sarana mengatur kebijakan pemerintah dalam pemantauan Sumber Daya Alam
3.    Penyesuaian (tingkat inflasi) sudah ± 16 Tahun
4.    Optimalisasi peningkatan PNBP untuk pembangunan Indonesia khususnya di bidang kehutanan. Selengkapnya…

Penanamanan Pohon di Resort PTN Wil Gn Putri, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)

24 Jan 2015 | Kirim TemanCetak

Saat ini Balai Besar TNGGP, sedang gencar-gencarnya melaksakan upaya restorasi kawasan, sehubungan dengan adanya alih fungsi kawasan hutan  dari hutan produksi /lindung Perum Perhutani menjadi kawasan konservasi  di bawah pengelolaan Balai Besar TNGGP.  Sebagian kawasan alih fungsi mengalami degradasi akibat penggarapan oleh masyarakat (eks PHBM) terutama di Resort PTN Wil Gunung Putri seluas kurang lebih 125 ha. Upaya penanaman kembali sebelumnya dilakukan bersama dengan TNI , Kodim Cianjur seluas 30 ha dengan total pohon 16.500 pohon pada bulan November 2014. Namun mengingat upaya penanaman harus terus dilakukan maka dilakukan kembali penanaman di blok Rhomusa sebanyak 5000 pohon. Selengkapnya…

Kegiatan

Kunjungan Direktur KKH ke Cibodas

13 Feb 2015 | Kirim TemanCetak

INOVASI…

Sepenggal kata diatas beberapa kali disampaikan oleh Ir. Bambang Dahono Adji, MM. Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Ditjen PHKA KemenLHK, pada pembinaan di Cibodas hari ini jumat 13 Pebruari 2015.
Bapak BDA (panggilan akrab direktur KKH.red),  menyampaikan pembinaannya dengan penuh keakraban dan memberikan spirit baru bagi Taman Nasional gunung Gede Pangrango (TNGGP). beliau didampingi Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Genetik Dit. KKH Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut. MP.  Berkunjung di TNGGP. Selengkapnya…

Pembahasan Nota Kesepakatan Antara Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dengan SEAMEO BIOTROP

17 Nop 2014 | Kirim TemanCetak

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango telah menjalin kerjasama dengan SEAMEO BIOTROP sejak tahun 2013 dengan ditanda tanganinya Nota Kesepakatan antara BBTNGGP dengan Seameo Biotrop tentang Penanganan Tumbuhan Invasive Asing dalam kerangka Restorasi Hutan Tropika Taman Nasional Gunung Gede Pangrango No.1352/11-TU/2/2013 No. 025/MOU/VII/013 Tanggal 18 juli 2013. Selengkapnya…

Artikel

KUJADIKAN DOMBA SEBAGAI ALAT PRODUKSI

21 Agu 2014 | Kirim TemanCetak

KTH Berkah Mandiri

Sejak tahun 1986, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) telah merintis pembentukan kader konservasi, dimulai dengan pelatihan anak-anak sekolah sebagai “pengenal konservasi “ dilanjutkan dengan pelatihan dan pembentukan “kader konservasi”. Sampai saat ini Balai Besar TNGGP telah melatih dan membentuk kader konservasi sumber daya alam tidak kurang dari 1.000 orang, yang terdiri dari para pelajar, pemuda karang taruna, petani dan lain-lain. Sudah banyak para kader ini yang sudah berhasil Selengkapnya…

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

21 Apr 2014 | Kirim TemanCetak

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

sebagai Destinasi Wisata Baru TNGGP

Program adopsi pohon  adalah salah satu upaya rehabilitasi lahan hutan yang terdegradasi dengan melibatkan orang lokal (sebagai pelaksana penanaman dan pemeliharaan) dan  adopter sebagai penyandang dana, serta operator (sebagai pengelola kegiatan).

Saat ini Balai Besar TNGGP, sedang gencar-gencarnya melaksakan upaya restorasi kawasan, sehubungan dengan adanya alih fungsi kawasan hutan  dari hutan produksi /lindung Perum Perhutani menjadi kawasan konservasi  di bawah pengelolaan Balai Besar TNGGP.  Sebagian kawasan alih fungsi mengalami degradasi akibat penggarapan oleh masyarakat (eks PHBM). Selengkapnya…